Hujan tanpa kilat...
Tak indah...
cinta tanpa masalah...
Tak mewah...
Malam tanpa bintang sering kurasakan...
Dingin hujan dimalam hari...
Sudah terbiasa diriku...
Meski tanpa hangat pelukanmu...
Yang teringat memori tentangmu...
Saat mata ini terpejam...
Teringat semua tentangmu...
Terlihat senyummu...
Terlihat candamu...
Terlihat semua tentangmu...
Yang semakin membuat hati ini tak karuan...
Tak sanggup lagi hati ini mendaki gunung...
Tak sanggup lagi hati ini meraungi lautan...
Tak ingin lagi hati ini menyelami dalamnya samudra...
Karna hati ini sudah kau koyak...
Tak mungkin lagi rasanya hati ini berlabuh...
Dan hanya bisa berjalan tertatih...
Bersandar di setiap hati...
Hanya bisa bernaung sejenak direlung hati...
Tak bisa mengisi dan menyembuhkan...
Dan kujajaki setiap ruang hati...
Hanya untuk mencari senang hati...
Tapi tak menemukan obat penawar cinta...
Masih dan masih ada namamu...
Disetiap aku menginjakkan hati ini di hati yang lain...
Adakah ataukah ataukah tak mungkin...
Setiap mawar yang ku hampiri...
Setiap bunga yang ku minati...
Tak ada yang seperti mu...
Tak seindah kamu...
Ataukah mungkin aku masih mencintaimu...
Kuberdoa dimalam hujan ini, bawalah rasaku bersama air hujanMU, agar aku tak mengingatnya Lagi...
By: Ayi Merana...
Tak indah...
cinta tanpa masalah...
Tak mewah...
Malam tanpa bintang sering kurasakan...
Dingin hujan dimalam hari...
Sudah terbiasa diriku...
Meski tanpa hangat pelukanmu...
Yang teringat memori tentangmu...
Saat mata ini terpejam...
Teringat semua tentangmu...
Terlihat senyummu...
Terlihat candamu...
Terlihat semua tentangmu...
Yang semakin membuat hati ini tak karuan...
Tak sanggup lagi hati ini mendaki gunung...
Tak sanggup lagi hati ini meraungi lautan...
Tak ingin lagi hati ini menyelami dalamnya samudra...
Karna hati ini sudah kau koyak...
Tak mungkin lagi rasanya hati ini berlabuh...
Dan hanya bisa berjalan tertatih...
Bersandar di setiap hati...
Hanya bisa bernaung sejenak direlung hati...
Tak bisa mengisi dan menyembuhkan...
Dan kujajaki setiap ruang hati...
Hanya untuk mencari senang hati...
Tapi tak menemukan obat penawar cinta...
Masih dan masih ada namamu...
Disetiap aku menginjakkan hati ini di hati yang lain...
Adakah ataukah ataukah tak mungkin...
Setiap mawar yang ku hampiri...
Setiap bunga yang ku minati...
Tak ada yang seperti mu...
Tak seindah kamu...
Ataukah mungkin aku masih mencintaimu...
Kuberdoa dimalam hujan ini, bawalah rasaku bersama air hujanMU, agar aku tak mengingatnya Lagi...
By: Ayi Merana...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar