Hehehe...
Aku tak tahu kenapa...
Dalam mimpiku aku menelfonmu...
Dan buruknya Nomermu tak aktif kembali...
Walau hanya teringat nomermu...
Dan tak memimpikan wajahmu...
Aku merasa tak mengerti...
Kenapa aku yang memulai...
Bukan dirimu...
Sekian waktu berlalu...
Aku tak pernah bertemu dirimu dalam tidurku...
Tak terbayang sedikitpun...
Walau sebenarnya rindu...
Apakah dingin yang membuat rindu...
Ataukah perasaan yang masih ada...
Tentangmu...
Sedikit-demi sedikit tetutup waktu...
Semoga bayangmu segera pergi...
Pelan dan tak menyakitkan...
Walau memori dan mimpi tentangmu hadir...
Ku tunggu mimpiku menelfonmu sampai aktif lagi nomermu...
Hanya rasa bahagia dan ketawa...
Saat teringat mimpiku malam itu
By: Ayi Merana (add facebook Ayi merana puisi hati)
Kirim puisi lewat email: ayi_merana@yahoo.co.id
Aku tak tahu kenapa...
Dalam mimpiku aku menelfonmu...
Dan buruknya Nomermu tak aktif kembali...
Walau hanya teringat nomermu...
Dan tak memimpikan wajahmu...
Aku merasa tak mengerti...
Kenapa aku yang memulai...
Bukan dirimu...
Sekian waktu berlalu...
Aku tak pernah bertemu dirimu dalam tidurku...
Tak terbayang sedikitpun...
Walau sebenarnya rindu...
Apakah dingin yang membuat rindu...
Ataukah perasaan yang masih ada...
Tentangmu...
Sedikit-demi sedikit tetutup waktu...
Semoga bayangmu segera pergi...
Pelan dan tak menyakitkan...
Walau memori dan mimpi tentangmu hadir...
Ku tunggu mimpiku menelfonmu sampai aktif lagi nomermu...
Hanya rasa bahagia dan ketawa...
Saat teringat mimpiku malam itu
By: Ayi Merana (add facebook Ayi merana puisi hati)
Kirim puisi lewat email: ayi_merana@yahoo.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar