Cuaca mendung tak suara
Langit hitam dipeluk mendung
Cuaca mendung seperti menandakan hariku kini
Hanya berfikir dan terfikir
Apakah cinta harus berjalan terseok untuk berdiri
Cinta adakah yang salah dengan cintaku
Adakah yang kurang dalam hariku
Biarkan hari mendung
Tapi jangan kau slimuti hariku dengan lagu lama
Serasa menimbulkan kenangan yang tak bisa dilupakan
Biarkan turun hujan
Tapi jangan buat air mata ini menetes
Biarkan hati ini tenang
Untuk menjalakan cinta yang harus membuatku tuk berfikir dalam lagi
Ku serahkan kemudi cintaku pada waktu
Jalan dan arah biarkan waktu yang menjalakan
karena aku tak sanggup lagi untuk berkata dan menjalankan lagi kemudi cintaku
Waktu jangan sampai engkau salah lagi untuk menjalakan cintaku ini
By: Ayi Merana
Kirim puisi lewat e-mail: echolannang@yahoo.com
Langit hitam dipeluk mendung
Cuaca mendung seperti menandakan hariku kini
Hanya berfikir dan terfikir
Apakah cinta harus berjalan terseok untuk berdiri
Cinta adakah yang salah dengan cintaku
Adakah yang kurang dalam hariku
Biarkan hari mendung
Tapi jangan kau slimuti hariku dengan lagu lama
Serasa menimbulkan kenangan yang tak bisa dilupakan
Biarkan turun hujan
Tapi jangan buat air mata ini menetes
Biarkan hati ini tenang
Untuk menjalakan cinta yang harus membuatku tuk berfikir dalam lagi
Ku serahkan kemudi cintaku pada waktu
Jalan dan arah biarkan waktu yang menjalakan
karena aku tak sanggup lagi untuk berkata dan menjalankan lagi kemudi cintaku
Waktu jangan sampai engkau salah lagi untuk menjalakan cintaku ini
By: Ayi Merana
Kirim puisi lewat e-mail: echolannang@yahoo.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar